Bupati Jarot Resmi Membuka Pesparani Katolik Pertama Tingkat Kabupaten Sintang

Pemda207 Dilihat

Sintang, (Indo Ekspose) – Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Pertama Tingkat Kabupaten Sintang di Indoor Apang Semangai, Senin (14/10/2024). Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Sintang bersama Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap, dan beberapa pejabat lainnya.

Acara pembukaan Pesparani tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua I Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius Mering, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua Sementara DPRD Sintang Yohanes Rumpak, serta para camat, pimpinan OPD, dan tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang. Juga hadir pastor, suster, bruder, peserta dari 9 kecamatan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyapa para camat serta peserta dari berbagai kecamatan yang hadir. Ia mengakui bahwa menyanyi dengan baik adalah tantangan tersendiri, sehingga tidak semua kecamatan dapat berpartisipasi. “Saya tahu kecamatan yang tidak ikut ini sebenarnya memiliki umat yang potensial untuk terlibat,” ujar Jarot.

Bupati Jarot juga mengingatkan akan pentingnya persatuan dan kerukunan, dengan mengutip slogan umat Katolik di Indonesia, “100 Persen Katolik, 100 Persen Indonesia.” Ia menilai slogan ini sangat baik dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, Bupati Sintang menyampaikan harapannya agar Pesparani di masa depan melibatkan umat Katolik dari tiga kabupaten yang berada di bawah Keuskupan Sintang, yaitu Sintang, Kapuas Hulu, dan Melawi. “Kalau bisa, pada tahun 2025 kita selenggarakan Pesparani yang lebih besar dengan melibatkan tiga kabupaten,” ujarnya.

Jarot juga mengapresiasi slogan LP3K, “Qui bene cantat bis orat,” yang berarti “ia yang bernyanyi dengan baik, berdoa dua kali.” Menurutnya, penyampaian agama melalui nyanyian lebih mudah menyentuh hati.

Di akhir sambutannya, Bupati Sintang berharap kegiatan Pesparani ini dapat dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sintang yang terpilih pada masa mendatang. “Saya berharap Pesparani ke depan bisa lebih besar dan meriah. Ini adalah pesta kita bersama,” tutupnya. (*)