Bupati Sintang Launching SI-RADAR untuk Deteksi Dini Masalah Daerah

SI-RADAR Diluncurkan, Pemkab Sintang Siapkan Penanganan Masalah Berjenjang

Pemda162 Dilihat

SINTANG, (IE) – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melaunching Sistem Informasi Radar Deteksi Dini (SI-RADAR) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (22/10/2026). Sistem ini diharapkan menjadi sarana bagi Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memantau perkembangan isu, menganalisis permasalahan, serta menentukan langkah penanganan secara cepat dan terukur.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Asmidi, Asisten I Bidang Pemerintahan Yustinus J, Asisten III Bidang Administrasi Umum, 14 camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para kepala bagian di lingkungan Pemkab Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi atas hadirnya SI-RADAR yang dinilai dapat membantu pemerintah daerah menghimpun informasi dari berbagai lapisan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam merespons isu dan mengambil kebijakan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pemerintah dalam memantau informasi dan mengidentifikasi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kita sudah memasuki dunia digital. Ide seperti ini tentu mempermudah pemerintah menghimpun informasi yang datang dari berbagai lapisan masyarakat. Saya berharap melalui SI-RADAR, kita bisa menjadi pihak yang pertama memantau informasi, menentukan isu yang perlu direspons, serta memastikan adanya analisis terhadap isu dan masalah yang muncul,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.

Ia menegaskan, pelaksanaan SI-RADAR harus terus dikembangkan melalui evaluasi dan perbaikan agar manfaatnya semakin optimal bagi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sintang.

“Ini awal yang baik. Tinggal dilaksanakan dan apabila masih ada kekurangan, terus diperbaiki demi kebaikan Pemkab Sintang. Saya sangat mendukung SI-RADAR ini. Semoga program ini bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menjelaskan, hasil analisis yang dihasilkan melalui SI-RADAR akan menjadi dasar untuk menentukan tingkat penanganan suatu isu atau permasalahan, sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.

Ia mengatakan, persoalan yang muncul dapat diselesaikan terlebih dahulu di tingkat kecamatan. Apabila penanganannya membutuhkan kewenangan lebih lanjut, persoalan tersebut dapat diteruskan kepada OPD terkait, kemudian ke Sekda hingga Bupati Sintang jika diperlukan.

“Dari hasil analisis SI-RADAR terhadap isu dan masalah yang ada, bisa saja persoalan cukup diselesaikan di tingkat kecamatan. Kalau sudah tidak mampu, diteruskan ke OPD Pemkab Sintang. Jika masih belum terselesaikan, naik ke Sekda dan terakhir kepada Bupati Sintang. Jadi, ada mekanisme penyelesaian secara berjenjang,” terang Kartiyus.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut diharapkan membuat koordinasi dan pembagian tugas di lingkungan Pemkab Sintang menjadi lebih terstruktur. Dengan demikian, tidak semua persoalan harus langsung ditangani oleh kepala daerah, melainkan diselesaikan sesuai tingkat kewenangan dan urgensinya.

Kartiyus juga menegaskan bahwa seluruh camat wajib memantau informasi melalui SI-RADAR agar pemerintah dapat mengetahui isu yang membutuhkan penanganan segera maupun persoalan yang masih dapat ditangani melalui mekanisme rutin.

“SI-RADAR ini membuat struktur kerja Pemkab Sintang semakin rapi dan berjenjang. Tidak semua masalah harus diselesaikan langsung oleh Bupati Sintang. Semua camat wajib memonitor SI-RADAR. Kita juga bisa mengetahui isu dan informasi mana yang harus segera ditangani dan mana yang tidak memerlukan penanganan cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah suatu isu teridentifikasi dan dianalisis, OPD terkait harus segera memberikan respons yang terukur sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus membantu Bupati dalam menentukan kebijakan.

“Setelah kita mengetahui isu mana yang harus diselesaikan, OPD terkait harus segera memberikan respons yang terukur. Ini akan sangat membantu Bapak Bupati Sintang dan mendorong OPD untuk aktif menyelesaikan masalah yang ada,” tutup Kartiyus. [tim/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *