Air Surut, KMP. Gunung Palong Hentikan Operasi

Sekadau355 Dilihat

SEKADAU, (Indoekspose.id) – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gunung Palong yang melayani lintasan Sei Asam – Sunyat, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, resmi menghentikan operasionalnya sejak Senin, 28 Juli 2025. Keputusan ini merujuk pada Berita Acara dari pihak ASDP dengan Nomor: 097/BA-OP/GP-VII/2025 terkait kondisi dermaga lintasan tersebut.

Dalam berita acara tersebut dijelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan karena beberapa faktor yang tidak memungkinkan pelayanan penyeberangan secara aman dan optimal. Debit air sungai yang terus mengalami penurunan akibat musim kemarau menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, kondisi dermaga plengsengan di kedua sisi—baik di Sei Asam maupun Sunyat—sudah tidak layak digunakan untuk aktivitas bongkar muat kendaraan. Situasi ini menimbulkan risiko tinggi terhadap keselamatan. Gerak kapal juga sudah tidak optimal karena kedalaman air sungai telah berada di bawah ambang toleransi under keel clearance (UKC), sehingga membahayakan keselamatan pelayaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau, Hermansyah, membenarkan penghentian operasi KMP Gunung Palong tersebut. “Untuk sementara kondisi kemarau, feri stop operasional,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp, Senin malam (28/7/2025).

Atas situasi ini, Hermansyah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga di tiga kecamatan Belitang yang terdampak langsung. Ia menambahkan bahwa belum dapat dipastikan kapan operasional feri akan kembali normal, karena sangat bergantung pada peningkatan debit air sungai. Pihaknya akan terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan pihak terkait demi keselamatan bersama. (asm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *