DPKP Sekadau Edukasi Siswa SMA Karya Soal Mitigasi Kebakaran: Latih Keterampilan dan Bangun Budaya Tanggap Darurat

Sekadau98 Dilihat

Sekadau, (IE) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui sosialisasi, edukasi, serta simulasi penanggulangan bahaya kebakaran. Kegiatan terbaru menyasar siswa-siswi SMA Karya Sekadau sebagai generasi muda yang diharapkan turut menjadi agen keselamatan di lingkungannya. Kegiatan berlangsung pada Senin (24/11/2025) dengan antusiasme tinggi dari peserta.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai berbagai pemicu kebakaran yang sering terjadi di lingkungan rumah, sekolah, hingga area publik. Petugas DPKP menjelaskan secara rinci faktor risiko seperti korsleting listrik, penyimpanan bahan mudah terbakar, kelalaian terhadap sumber api, hingga penggunaan peralatan dapur tanpa pengawasan. Para siswa juga diingatkan tentang pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara rutin, serta penataan barang berbahaya untuk meminimalkan peluang terjadinya musibah.

Setelah mendapatkan teori, peserta langsung mengikuti sesi praktik lapangan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas memandu siswa mulai dari cara memegang tabung, menarik pin pengaman, mengarahkan nozzle ke titik api, hingga metode penyemprotan yang efektif dan aman. Bukan hanya itu, siswa juga berlatih teknik pemadaman api menggunakan kain basah melalui metode smothering, yaitu menutup sumber api guna menghentikan suplai oksigen sehingga api dapat padam lebih cepat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini merupakan investasi penting untuk membangun masyarakat yang tanggap terhadap keadaan darurat. Menurutnya, pelajar perlu dibekali keterampilan dasar agar tidak panik dan mampu mengambil tindakan tepat ketika insiden terjadi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya tugas petugas damkar, melainkan tanggung jawab bersama. Pengetahuan penggunaan APAR dan teknik pemadaman sederhana sangat bermanfaat bagi para pelajar,” ungkap Eko.

Ia juga menyampaikan bahwa DPKP Sekadau berkomitmen melanjutkan program edukasi serupa di sekolah-sekolah, instansi pemerintah, serta lingkungan masyarakat. Dengan meningkatnya wawasan serta keterampilan mitigasi kebakaran, angka kejadian diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

“Kami berharap siswa-siswi SMA Karya dapat menjadi agen keselamatan di sekolah, rumah, dan masyarakat. Semakin banyak pihak yang teredukasi, semakin kuat pertahanan kita terhadap risiko kebakaran,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi semangat kolaborasi untuk menciptakan budaya aman dan siaga bencana di Kabupaten Sekadau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *