Gawai Dayak Ke-XIV Kabupaten Sekadau Siap Digelar

Sekadau429 Dilihat

Sekadau, (IE) — Memastikan persiapan pelaksanaan Gawai Dayak ke-XIV tahun 2025 Kabupaten Sekadau, Panitia Gawai Dayak melaksanakan Konferensi Pers di salah satu Cafe di Sekadau, Selasa (15/7/2025). Pelaksanaan gawai dayak ini  akan dibuka mulai tanggal 22–26 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua panitia, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta beberapa Koordinator masing-masing seksi.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam dalam konferensi persnya mengatakan, agenda telah dimulai sejak bulan Maret lalu dan SK panitia juga sudah diterbitkan, persiapan panitia sudah 90 persen.

“Sekarang tinggal tujuh hari lagi pelaksanaannya, persiapan sudah hampir final sudah 90 persen. Sebagai ketua DAD saya mengucapkan terimakasi kepada ketua dan seluruh panitia yang sudah mempersiapkan semuanya sehingga kita bisa melaksanakan gawai dayak tahun ini dan saya berharap bisa berjalan dengan sukses,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia, Radius yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sekadau menyampaikan bahwa gawai dayak merupakan sebuah ungkapan syukur masyarakat adat dayak khusunya yang ada di kabupaten Sekadau dan masyarakat adat dayak pada umumnya atas limpahan berkat hasil panen yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa kepada masyarakat yang sudah bercocok tanam, panen hasil padi di ladang setiap tahunnya.

“Karena sebagian besar masyarakat adat dayak bekerja di sektor agraris atau pertanian sehingga tanah dan alam sekitarnya menjadi suatu penopang bagi masyarakat hukum adat,” jelasnya.

Radius menerangkan bahwa setiap tahun, gawai dayak sudah dimulai sejak bulan Mei di kampung-kampung sehingga seperti telah ditetapkan oleh DAD kabupaten bahwa bulan Juli merupakan sebagai gawai penutup di kabupaten.

Ia mengatakan, tujuh DAD dari masing-masing kecamatan wajib diundang sebagai peserta atau kontingen. Pada gawai dayak ke-XIV tahun 2025 kabupaten Sekadau, sub suku dayak Taman sebagai tuan rumah sehingga ritual adat akan mengedepankan sub suku adat dayak Taman.

“Tema gawai dayak ke-XIV tahun 2025 kabupaten Sekadau tahun ini adalah “Melestarikan Adat dan Budaya untuk Masyarakat Dayak yang Bermartabat”. Kita ingin dari tema ini tradisi atau budaya yang dimiliki oleh masyarakat dayak adalah suatu hal yang positif yang terus berkembang,” harapnya.

Adapun kegiatan yang akan diperlombakan pada gawai dayak ke-XIV tahun 2025 kabupaten Sekadau antaranya, permainan tradisional; Lomba Pangkak Gasing, Lomba Menyumpit, Mengukir Perisai, Menganyam Ragak, Lomba Menumbuk Padi. Untuk lomba seni dan kreasi; Lomba Tari Dayak Kreasi, Lomba Busana Dayak Anak Kreasi, Lomba Pop Singer dan pemilihan Bujang Dara Gawai.

“Tahun ini kita juga melaksanakan Seminar Budaya yang dilaksanakan oleh Seksi Seminar. Tema seminar tahun ini lebih mengedepankan kepada pengakuan terhadap hak cipta, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) baik dibidang seni, bidang tarik suara bagi para pencipta lagu-lagu dayak,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *