LANDAK, (indoekspose) – Di tengah kemarau berkepanjangan dan kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat, masyarakat Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, menggelar Sholat Istisqa untuk memohon rahmat Allah SWT berupa turunnya hujan, Kamis (10/9/2026).
Sholat Istisqa berlangsung sekitar pukul 08.15 WIB di halaman Makoramil 1210-03/Mandor, Jalan Raya Mandor, Kecamatan Mandor. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandor dan diikuti sekitar 100 jamaah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala KUA Kecamatan Mandor Anuar, S.HI, Sekretaris Kecamatan Mandor Sri Supartinah, Pj. Danramil 1210-03/Mandor Peltu Dedi Kristanto, SE, serta Kapolsek Mandor yang diwakili Aiptu Adi.
Sholat Istisqa dipimpin oleh Imam H. Abdul Hakim. Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Ustaz H. Hasanuddin, dengan Anuar, S.HI turut membantu memandu jalannya kegiatan.
Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak jamaah untuk memperbanyak doa dan istighfar serta melakukan introspeksi diri. Kondisi kemarau dan sulitnya mendapatkan hujan diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk terus menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Upaya menghadapi kemarau dan Karhutla, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, harus dilakukan secara bersama-sama. Ikhtiar manusia perlu disertai dengan doa dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan, membawa rahmat, kesejukan dan keberkahan bagi kita semua,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Masyarakat Kecamatan Mandor berharap hujan segera turun secara merata. Selain membantu mengatasi kekeringan, hujan juga diharapkan dapat membantu membersihkan udara dari kabut asap serta mengurangi risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Sholat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama masyarakat di tengah kondisi kemarau. Manusia terus berusaha, masyarakat berdoa, dan segala harapan disampaikan kepada Allah SWT.
Semoga hujan yang dinantikan segera turun dan menjadi rahmat serta keberkahan bagi masyarakat Mandor, Kabupaten Landak, dan wilayah Kalimantan Barat. (Anton)






