Sekadau, (IE) — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau, Fran Dawal, menyampaikan beberapa hal penting terkait kebijakan pemerintah pusat di bidang pendidikan, salah satunya terkait program revitalisasi sekolah yang saat ini masih dalam proses.
Menurut Fran Dawal, pemerintah pusat terus berupaya memperbaiki fasilitas pendidikan secara bertahap. Di tahun 2025 ini, Kabupaten Sekadau mendapat alokasi revitalisasi untuk sembilan sekolah.
“Nanti, semua pekerjaan dilakukan secara swakelola dan dikontrol langsung oleh pemerintah pusat. Peran kami di daerah hanya melakukan pengawasan agar pelaksanaannya tepat sasaran,” jelas Dawal. Rabu (16/7/2025).
Selain revitalisasi, ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi pendidikan yang kini menjadi salah satu prioritas nasional. Kementerian Pendidikan mendorong seluruh sekolah untuk mulai menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran.
“Digitalisasi adalah bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan. Ini sejalan dengan amanat undang-undang bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas,” ujarnya.
Fran Dawal juga menyampaikan bahwa proses Penerimaan Murid Baru (PMB) yang belum lama ini dilaksanakan untuk tingkat dasar dan menengah. Ia mengingatkan para siswa yang baru masuk agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar yang baru atau pada lingkungan sekolahnya masing-masing.
“Kepada adik-adik yang baru memulai tahun ajaran, saya ucapkan selamat datang. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, karena kalian adalah generasi penerus bangsa. Rajinlah belajar demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (red)






